Блог О пользователеwhitemccartney5

Регистрация

Календарь

  Март 2017  
Пн Вт Ср Чт Пт Сб Вс
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
 

Ternyata Film Horor Indonesia Lebih Menyeramkan


Movie horor dikategorikan genre film paling laris dan diminati oleh sekitar besar masyarakat dunia. Terbukti, setiap tahun selalu terdapat minimal wahid film horor yang menyerap dalam parit box office. ‘Goosebumps’, ‘Insidious’, dan ‘The Conjuring’ contohnya, seringkali dikenal sebagai sebagai film horor paling mengerikan sepanjang ini. Sementara itu kalau dipadankan dengan gedembai Indonesia, jelas tidak ada apa-apanya. Film horor luar teritori bisa dibilang lebih mengagumkan daripada menakuti. Sementara film Indonesia, aktual dengan mengandalkan bentuk rangka dari si hantu pula sudah membuatnya menyeramkan.

Kebudayaan ‘horor’ Nusantara lebih banyak terpengaruh oleh urban legend serta kisah samar yang telanjurkan bisa menegakkan bagian cerita dan memperkaya adegan-adegan film. Sedangkan film horror Hollywood lebih segar dan rumpang dari unsur supranatural. Pada waktu hantu-hantu kita terinspirasi atas kisah nyata, bukannya seharusnya industri film horor Nusantara juga bisa meledak / minimal bertumpu dengan film horor milik Hollywood sungguh? Atau minimal Thailand agaknya. Lalu, menurutmu industri perfilman horor ruang ini tersedia masalah segalanya?

1. Sebutlah sosok Kuyang yang waktu ini menggemparkan warga Kalimantan. Menurut kisahnya aja sudah bikin siapapun histeria

Di Indonesia begitu banyak legenda hantu yang tetap eksis muncul kini. Katakan ‘Kuyang’ dalam Kalimantan, oleh sebab itu siapapun yang mendengar hendak menggigil kekhawatiran. Di tahun 2017 yang serba segar ini, umat Kuyang masih menggemparkan daratan Borneo. Dalam Kecamatan Awayan, satu hari terakhir dikabarkan bahwa beberapa warganya sudah menjadi korban makhluk pesugihan ini.

Roh jahat kuyang adalah wujud penyelenggara wanita beserta organ dalam yang terburai. Konon pusat mulanya, dulu ada seorang wanita yang mendalami kapasitas keabadian. Untuk terus menjadi abadi jadi pada malam hari dia akan bidis menjadi kuyang dan terbang mencari makanan darah bocah maupun mudigah. Sedang saat siang hari, dia dengan menjadi pribadi biasa. Segala sesuatu dengan membayangkannya saja sampeyan masih piawai tidur seorangan?

2. Belum lagi hantu perantara macam jelangkung contohnya. Kalau dibandingin sama Annabelle, lebih serem mana?

Bertutur tentang 2 jenis iblis ini, keduanya termasuk iblis dedemit perantara, nama pseudonim bukan zat setan aslinya. Annabelle ialah tempat selama roh halus untuk menculik jiwa pribadi. Sedangkan jelangkung di Nusantara merupakan tumpuan perantara sempang alam ghaib dan tempat manusia. Sangat seumur kehidupan kamu pasti pernah tergiur untuk memainkannya ‘kan? Setelahnya, kebanyakan akan mengalami masalah aneh menyerupai kesurupan terlebih diteror kerap-kerap oleh peri yang dipanggil melalui jelangkung tadi. film horor indonesia terbaru youtube Jika menilik filmnya, Annabele hanya duduk serta tersenyum sekadar. Apa nggak lebih mengkhawatirkan jelangkung yang bisa gerak-gerak dan mampu menulis sendiri?

3. Dulu siapa agaknya yang mampu mengelak betapa seramnya pocong. Penampakan pocong bisa tepat buat sosok pingsan, dibanding vampir yang kalau tidak meringis tidak tampak taringnya

Sosok Indonesia mana sih yang nggak tegak melihat ‘pesona’ pocong? Manusia yang telah tenang dan dikuburkan, kemudian sekiranya bangkit juga dengan kafan dan lari dengan jalan loncat-loncat. Inilah potret transparan hantu Nusantara. Konon katanya, si hantu yang menjadi pocong adalah orang yang telah meninggal dan tali pocongnya lupa dibuka ketika dikuburkan. Oleh karena itu arwahnya kemudian gentayangan untuk memeras tolong supaya dibukakan senur pocongnya.

Karena ‘penampilan’ riil yang luar biasa dekat beserta kepercayaan agama islam, maka hantu ini sedang menyeramkan. Temporer itu, tokoh vampir Eropa lain cerita, bagaimana siap mereka menjalankan vampir yang bisa jatuh cinta dan menelaah mangsa pribadi sebagai pasangannya? Biarpun hantu, mereka tampan, kuat, & keren. Kalau masalah siapa yang kian seram, pocong jelas menang mutlak ‘kan?

4. Penampakan kuntilanak dengan rambut lama dan ketawa khasnya, dapat membuat siapapun kencing di celana. Peri barat sebagaimana Bloody Mary yang pendiam atau bahkan tak berlagu, bukan tandingannya

Hingga saat ini, orang yang melihat penampakan kuntilanak pasti akan menyebut bahwa dia adalah cewek dengan suak mengerikan, berambut panjang & gaun putih super vulgar. Hantu tersebut dikenal tenteram menggoda karet laki-laki nakal. Konon, kuntilanak ialah cewek yang musnah saat prosedur melahirkan. Penampakannya akan tampil dari atas pohon dan bersemayam menghantui bangunan yang belum menjadi atau periode tak ditinggali.

Jangankan tahu sosoknya, mendengar tawa dan senandungnya aja pasti bikin kamu tewas rasa. Temporer itu, dalam barat siap sosok Bloody Mary yang katanya dapat muncul lepas cermin bahwa namanya dipanggil tiga bengawan. Kalau dia harus menyambut panggilan, rupanya kuntilanak yang bisa dateng kapan saja lebih serem ya?

5. Ah misal film horor negeri itu jauh daripada adegan semena-mena dan digarap lebih serius lagi, barangkali bisa memperoleh apresiasi internasional

Kalau di dalam hal eksplorasi cerita dan wujud roh jahat, Indonesia dapat dibilang lebih kaya. Lalu kenapa tidak bisa lebih unggul mulai Jepang ataupun Thailand saja misalnya? Apa-apa nggak disayangkan, ketika belakangan film kecemasan negeri ini seolah sudah disabotase aura mistisnya serta lebih condong kepada model horor yang diselimuti perempuan-perempuan seksi di dalamnya?

Sebutlah film horor Indonesia era 1980-an yang seringkali dimainkan oleh Suzzanna, ‘Sundelbolong’, ‘Malam Satu Suro’, ‘Malam Jumat Kliwon’, serta ‘Beranak Dalam Kubur’ misalnya. Film-film itu nampak lebih baik dibanding film horor Indonesia yang lain di mutakhir. Bisa jadi sebab penggarapannya yang lebih tajam mata, sehingga memiliki kemampuan meneror yang lebih tinggi. Serta setelah menanggung tidur berjarak cukup lama, gairah film horor ruang ini balik bangkit tahun 2001 beserta film Jelangkung yang mampu dibilang sempurna berhasil pula.

Lalu pertanyaannya adalah, kenapa berbagai kebijaksanaan lokal macam beragamnya pawai pemakaman, peran serta ustadz guna pengusir lelembut, atau gedembai yang hingga sekarang masih terkadang meneror wong seperti Leak, Kuyang, Palasik tidak sanggup digarap dengan kuat?